Abadinews.net-Pematangsiantar, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi, memberikan pengarahan melalui zoom meeting yang diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan beberapa arahan strategis yang menjadi fokus utama program pemasyarakatan ke depan.
Salah satu agenda penting adalah program ketahanan pangan melalui penanaman pohon kelapa. Setiap Kantor Wilayah ditargetkan menanam sebanyak 5.000 pohon kelapa. Bagi UPT yang telah memiliki lahan, penanaman dapat segera dilakukan, sedangkan UPT yang belum memiliki lahan diarahkan untuk berkoordinasi dengan dinas terkait guna mempersiapkan lahan yang diperlukan. Adapun pengadaan bibit kelapa akan dilaksanakan dengan kerja sama bersama pihak ketiga, sehingga program ini dapat berjalan efektif dan merata.
Selain itu, Bapak Dirjen juga menekankan pentingnya penguatan UMKM di dalam Lapas. Produk-produk yang sudah dihasilkan namun masih menghadapi kendala pemasaran diharapkan dapat berkoordinasi dengan Ditjenpas agar lebih optimal dalam promosi dan penjualan.
Tak kalah penting, beliau juga menggarisbawahi perlunya pemanfaatan potensi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan yang positif. WBP diharapkan dapat terus dilibatkan, baik dalam program penanaman kelapa maupun dalam pengembangan usaha, sehingga dapat meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan arahan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan mampu berperan aktif dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih produktif, inovatif, serta berdaya guna bagi bangsa dan negara.
