Abadinews.net-Pematangsiantar, Salah seorang Praktisi Hukum yang tak ingin identitas diungkap pada media, Kamis (20/8/2025) siang, mengharapkan akan perlunya ketegasan pihak kejaksaan negeri pematangsiantar.
Tindakan ini penting diambil sebagai langkah cepat menyelamatkan uang negara dari aksi monopoli proyek oleh kelompok perampok yang berlindung di belakang oknum pejabat.
“Ini tidak main-main lagi” Kejari harus serius dan usut Tim Geng yang diduga dikendalikan oleh oknum inisial M dimana ada indikasi kuat dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Inisial M yang salah satu contoh mengarahkan kepada salah seorang Kadis untuk memenangkan sebanyak 28 paket di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kota Pematangsiantar. Dan selanjutnya dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan diduga masih menunggu arahan untuk memenangkan CV yang diajukan oleh oknum anggota DPRD M ke setiap dinas.
“Usut oknum pejabatnya, Saya nilai ini lebih baik sebelum terjadi penggerogotan APBD yang lebih ganas lagi di Kota Pematangsiantar,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan bahwa pemeriksaan yang dilakukan terhadap Santo Simanjuntak pada tanggal 6 Agustus lalu selaku Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang&Jasa oleh Kejari Siantar sudah mendapatkan titik terang pintu masuk untuk menelusuri nya.
Kejari Siantar juga telah memeriksa Pokja pada Jumat 8 Agustus di Kantor UKPBJ Siantar , Sebenarnya ini telah membuka jalan untuk menemukan otak pelaku utama yang menyetel penunjukan proyek di Pematangsiantar.
Kita harapkan Kejaksaan Negeri Siantar yang kini di pimpin Oleh Erwin Purba. S H untuk membuka tabir kejahatan monopoli yang terjadi.
Kita harus Apresiasi sikap Kejari Siantar yang bekerja cepat dan tanggap akan adanya Kolusi dalam permainan Proyek di Kota Pematangsiantar,” Ujar mantan Mahasiswa Alumni F H USU ini penuh harap.Hingga kini, Santo Simanjuntak dan oknum anggota dewan inisial M yang bersangkutan belum memberikan komentar resmi terkait dugaan tersebut.
Pardamean Manurung Salah Salah seorang Kadis yang diduga kuat menjadi korban tekanan Orang Istana (Anggota Dewan Inisial M) saat di konfirmasi pada Senin Malam (20/08/2025),Terkait proyek 28 paket di Dinas nya, Tidak mau memberikan jawaban dan tanggapan saat diajukan pertanyaan oleh awak media.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Arga Hutagalung ketika dikonfirmasi melalui saluran telepon membenarkan bahwa pihak kejaksaan sedang melakukan penyelidikan mendalam atas hal tersebut.(Team)













