Abadi news. Net-Pematangsiantar, Dugaan maraknya peredaran narkotika di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pematangsiantar kembali menuai sorotan keras khususnya Di THM Studio 21 dan THM Koin Bar yang beralamat di Jalan Siantar-Parapat.
Kali ini, suara lantang datang dari Komando Inti Mahatidana (KOTI) Pemuda Pancasila Kota Pematangsiantar yang mendesak aparat penegak hukum berhenti bersikap pasif dan segera melakukan tindakan nyata dan menindak tegas para diduga bandar narkoba yang berada di THM tersebut.
Komandan Komando Inti Mahatidana (KOTI) Pemuda Pancasila Kota Pematangsiantar, Surya Pandiangan SH menegaskan dugaan peredaran narkoba di THM bukan isu baru. Menurutnya, sejumlah lokasi bahkan pernah digerebek aparat, namun anehnya kembali beroperasi seolah tak pernah terjadi apa-apa.
Dua tempat THM yang disorot yakni Koin Bar dan Studio 21. Kedua lokasi itu disebut pernah terseret kasus narkoba, bahkan sempat ditindak aparat. Namun kondisi saat ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
“Kalau memang pernah dibongkar, kenapa bisa buka lagi? Kalau dugaan itu masih ada, kenapa belum ada tindakan tegas?” tegas Surya, Jumat (17/4/2026).
Ia menilai persoalan narkoba di THM tidak bisa diselesaikan dengan razia seremonial atau penindakan sesaat. Aparat diminta membongkar jaringan hingga ke akar, termasuk siapa yang bermain di belakang layar.
“Kami mendesak Kepolisian dan BNN jangan hanya datang, foto-foto, lalu hilang. Bersihkan secara total. Tangkap bandar, bongkar jaringan, dan tutup tempat yang jadi sarang perusak generasi muda,” katanya.
Surya Pandiangan SH juga menyinggung citra Kota Pematangsiantar yang kini lebih sering disebut karena persoalan narkoba ketimbang prestasi. Kondisi itu dinilai memalukan dan harus segera diakhiri.
“Miris melihat kota ini jadi perhatian bukan karena kemajuan, tapi karena narkoba. Siantar dulu dikenal kota pendidikan, bukan kota peredaran barang haram,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat berhenti takut melapor dan bersama-sama mendukung aparat yang benar-benar serius bekerja. Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak cukup hanya dibebankan kepada polisi, tetapi membutuhkan keberanian seluruh elemen masyarakat.
Menutup pernyataannya, Dankoti Surya Pandiangan SH menegaskan Komando Inti Mahatidana (KOTI) Pemuda Pancasila Kota Siantar siap turun dan bersinergi dalam gerakan pemberantasan narkoba di Kota Pematangsiantar baik yang Di THM Dan Di kalangan wilayah yang terindikasi menjadi basis transaksi narkoba.
Apabila APH tidak melakukan penindakan tegas terhadap yang diduga para pelaku bandar narkoba yang di THM Studio 21 dan THM Koin Bar baik Para Pengedar Narkoba Yang ada di kota Pematangsiantar , Komando Inti Mahatidana Pemuda Pancasila Kota Pematangsiantar Akan melakukan aksi demo besar-besaran ke Polres Pematangsiantar.
“Kalau aparat serius, kami siap berdiri di barisan depan menyelamatkan kota ini dari kehancuran akibat narkoba,” pungkasnya,Surya Pandiangan SH.(Team)













