Ismei Wilayah 1 Aceh – Sumut Beri Alarm Kepada DPRD Kota Pematangsiantar

Abadinews.net-Sumatera Utara , Pada tanggal 27 Maret aliansi BEM/Senat sekota Pematangsiantar melakukan aksi unjuk rasa penolakan terhada penolakan pengesahan UU TNI, Namun hal yang miris terjadi ketika salah satu massa aksi dari BEM Fakultas Ekonomi Usi mendapatkan tindakan refresif dari salah satu Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, kita bisa cek video yang sudah banyak beredar di sosial media sebelumnya ya jelas salah satu anggota dewan tsb melakukan ayunan pukulan ke arah korban, walau di rasa tidak begitu sakit namun dengan kuda kuda dan gaya seperti itu etika seorang dewan yang perlu di evaluasi, harusnya dewan rakyat menjadi representasi bagi rakyat ya, ini malah arogan begitu apalagi pasca aksi yang teman teman ingin menyampaikan aspirasi secara terbuka dan ilmiah itu hak berdemokrasi yang di atur dalam konstitusi negara.

 

BEM fakultas ekonomi usi juga sudah melaporkan anggota dewan tsb kepada BKD kota Pematangsiantar namun tak mendapat indah balasan dari laporan tsb sejak tanggal 28 Maret 2025 hingga hari ini,

 

tentunya juga sangat di harapkan juga kepada Ketua DPRD kota Pematangsiantar dengan tegas dalam menyikapi hal ini karna permasalahan ini sudah mencoreng institusi lembaga sebab kalau tidak ada ketegasan ketua DPRD kota Pematangsiantar hal seperti akan terus terjadi kedepannya dan itu tentunya menjadi ketidakmampuan sebagai pimpinan dalam mengkonsolidasikan anggota.

 

Kordinator Ismei wilayah 1 Randa wijaya juga menilai buruknya citra demokrasi yang terjadi di kota Pematangsiantar akibat peristiwa itu, sebab anggota dewan yg menjadi representasi dari rakyatnya malah di brutalin seperti itu bukannya mengayomi.

 

Randa Wijaya menyampaikan

perlunya ada kekuatan kolektif untuk menghancurkan mereka yang tidak memahami konsep demokrasi namun ada dalam kekuasaan hari ini ,sebab itu hanya menjadi kekuasaan yang selalu menindas rakyat kelas menengah kebawah saja,

 

Kita juga menekankan perlunya ada kesadaran oleh pemerintah dan APH terkhusus di kota Pematangsiantar atas kejadian ini untuk kebaikan kedepannya.

Cari data sendiri, Keong !!!.