Abadinews.net-Batubara , Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar kegiatan coffee morning bersama seluruh pejabat struktural, Selasa (28/10), yang berlangsung di area kunjungan Lapas. Kegiatan rutin yang dikemas dalam suasana santai ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, sebagai ajang memperkuat koordinasi dan menumbuhkan semangat kebersamaan antarpejabat dalam melaksanakan tugas-tugas pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Kalapas Soetopo Berutu mengajak seluruh pejabat untuk berperan aktif dalam mengglorifikasikan bahaya narkoba kepada masyarakat, khususnya ke sekolah-sekolah. Ia menegaskan pentingnya langkah pencegahan sejak dini dengan memberikan edukasi kepada pelajar di tingkat SD, SMP, dan SMA di wilayah Kabupaten Batu Bara. “Ini salah satu cara kita mengurangi overkapasitas di Lapas yang kini dihuni sekitar 80 persen warga binaan kasus narkoba. Kita harus mengenalkan bahaya narkoba sejak dini agar generasi muda terhindar dari jeratannya,” ujar Soetopo.
Menurutnya, kegiatan glorifikasi bahaya narkoba ini merupakan bentuk kepedulian Lapas Labuhan Ruku terhadap masa depan generasi muda. Ia berharap seluruh pejabat struktural dapat menjadi duta anti-narkoba yang menyampaikan pesan moral tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, baik dalam kegiatan sosialisasi formal maupun dalam interaksi sosial di masyarakat. “Kita tidak hanya mengamankan pelaku, tapi juga harus menanamkan kesadaran agar generasi berikutnya tidak menjadi korban,” tambahnya.
Selain membahas isu narkoba, dalam coffee morning tersebut Kalapas juga menyampaikan harapannya agar seluruh pejabat mendukung penuh kegiatan kelas khusus sarjana yang akan berjalan di Lapas. Menurutnya, program pendidikan tersebut memiliki manfaat besar bagi warga binaan dalam membangun masa depan yang lebih baik setelah bebas nanti. “Mari kita dukung dengan sepenuh hati, karena manfaat kegiatan ini akan sangat terasa untuk ke depannya,” ucapnya.
Kegiatan coffee morning diakhiri dengan diskusi ringan dan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antarpejabat dalam menjalankan program pembinaan. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting bagi Lapas Labuhan Ruku untuk terus berinovasi dalam membentuk lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta berorientasi pada pembinaan dan pendidikan bagi warga binaan.













