Abadinews.net-Simalungun , Terkait Arahan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajaran untuk menindak tegas segala bentuk kasus judi ,dan pernyataan ini disampaikan Sigit saat memberikan arahan terkait situasi dan ketertiban masyarakat pada tahun sebelumnya, Sigit mengawal arahannya memerintahkan seluruh jajaran untuk meraih kepercayaan publik terhadap polri ,Sigit telah memerintahkan agar menindak tegas seluruh jenis perjudian baik itu perjudian apapun.
Namun berbeda dengan judi togel/Kim yang diduga dikelola oleh Bandar sendiri (BS) Rajon purba di seluruh pelosok wilayah hukum Polsek silau kahean kab Simalungun sumut ,tampaknya AKP Parlaungan pane selaku Kapolsek silau kahean dalam memberantas perjudian tidak bernyali akan tetapi kegiatan perjudian tersebut juga yang sudah meresahkan masyarakat, diduga pihak Polsek silau kahean ataupun kapolseknya telah mendapat upeti dari putaran omset penjualan Judi yang diduga milik bandar Rajon purba.
Saat dikonfirmasi mengenai keabsahan praktik judi yang diduga dikomandoi Rajon purba Minggu (30/03/2925),
Kapolsek silau kahean AKP Parlaungan pane tidak menanggapi konfirmasi awak media Abadinews.net, bahkan dirinya memilih bungkam sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait putaran judi yang meresahkan masyarakat silau kahean.
Perjudian jenis tebak angka Togel/Kim yang diduga dikelola Big Boss Rajon purba di wilayah hukum Polsek silau kahean seakan tidak tersentuh hukum dan kebal hukum bahkan warga yang tidak mau disebuat namanya mengatakan mungkin telah terjadi kesepakatan antara Rajon dan pihak Polsek untuk memuluskan aksi judinya buktinya pihak aparat penegak hukum (APH) baik dari Polres Simalungun tak bernyali memberantas peredaran judi tebak angka diduga milik Rajon purba.
Hal ini menjadi pertanyaan besar bahwa masyarakat menduga pihak Polres Simalungun dan polsek silau kahean telah menerima upeti dari Rajon purba.
Adapun tukang tulis yang diduga bandar judi yang top saat ini di simalungun khususnya di wilayah hukum Polsek silau kahean yaitu Rajon purba menjamur disejumlah wilayah kec silau kahean seperti : Sanimen di Nagori Dolok ,Doyok di Nagori damakitang,Sahala di buttu Siantar, Mardi di Nagori Dolok marawa perihal ini menambah buruk kinerja kepolisian khususnya Polsek silau kahean dimana terjadinya tingkat kriminal seperti aksi pencurian dan tingkah laku lainnya yang merusak generasi muda.
Sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari pihak polres Simalungun untuk membasmi perjudian bahkan operasi praktik perjudian ini telah lama berlangsung sehingga masyarakat mendambakan ada tindakan tegas dari APH polres Simalungun agar turun memberantas segala bentuk perjudian ditengah masyarakat yang diduga dikomandoi Rajon Purba.
Kami minta tindakan tegas dari Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang yang baru menjabat kurang lebih dua minggu supaya turun dan menangkap pelaku bersama kroni kroninya,Itu harapan kami pak ” Pinta warga yang namanya dirahasiakan.
Sesuai informasi masyarakat Rajon purba tidak takut ke wartawan khusus nya ke APH sambil menunjuk kan foto bersama dengan Kapolsek Akp Parlaungan Pane di HP nya,
Dugaan Kapolsek silau kahean terlibat bersekongkol dan mendapat upeti setiap bulan nya.
Masyarakat khususnya kaum ibu meminta Kapolda Sumut Memerintahkan anggotanya segera menindak tegas bandar judi karena sangat mempengaruhi banyaknya tindak kriminal yang sangat merugikan masyarakat dan merusak generasi muda.Team













