Abadinews.net-Pematangsiantar, Dengan Adanya para geng motor / Begal yang meresahkan masyarakat kota pematangsiantar dimana yang baru-baru ini terjadi pada tanggal 9 juni 2025 yang berlokasi di jalan sisingamaraja sekira pukul 13:00 wib yang menewaskan warga kecamatan tapian dolok kabupaten simalungun seorang wanita muda bernama Rindy Liviani dan Satu orang temannya Suci Ayu Ningsih masih di rawat di Rumah Sakit Umum Jasamen saragih akibat dari perlakuan dari begal yang menjambret Handpone Milik dari Suci Ayu Ningsih, sebelumnya korban sempat mengejar para pelaku dan naas saat korban mengejar kendaraan korban tabrakan dengan mobil minibus mendapat luka serius pada kepala korban dan menyebabkan kematian dan para pelaku begal berhasil di amankan masyarakat sekaligus sudah di tahan pihak kepolisian.
Ormas MPC Pemuda Pancasila Kota Pematangsiantar Mengutuk keras tindakan aksi premanisme berkedok begal/jambret dan meminta kepada Kapolres Pematangsiantar baik Jaksa dan Hakim Pengadilan Pematangsiantar memberikan hukuman terberat kepada para pelaku , Mpc Pemuda Pancasila Kota Pematansiantar Siap bekerjasama dengan pihak APH, Kepolisian,TNI,Brimob Dan Polisi Militer Untuk menindak tegas para geng motor/begal sebelum korban bertambah dikemudian hari,
Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Pematangsiantar Henry Hutapea Berharap kepada APH Kepolisian ,TNI,Brimob,Polisi Militer untuk segera menindak tegas tindakan terhadap aktivitas geng motor yang sering beberapa hari belakangan ini terjadi membegal masyarakat, melakukan aksi persekusi dengan melakukan patroli yang rutin demi memberikan keamanan serta kenyamanan masyarakat.
Selain tindakan yang tegas sebagai efek jera,Kepolisian juga perlu memasifkan tindakan preventif dengan menggencarkan patroli rutin mulai dari jajaran Polres bahkan hingga Polsek,karena geng motor ini semakin hari semakin meresahkan,jadi jangan kasih ruang berkembang” ucap Henry Hutapea.
Berbagai aksi perlakuan geng motor/begal remaja yang belakangan terjadi, misalnya tindakan persekusi berupa penganiayaan dan perampasan bahkan sampai menghilangkan nyawa yang dilakukan komplotan geng motor/begal terhadap masyarakat yang sedang melintas.
Dengan Hadirnya Ormas MPC Pemuda Pancasila di Kota Pematangsiantar siap akan membuat posko-posko di setiap PAC dan Ranting dan bermitra dengan Kepolisian harus memastikan penegakan hukum yang tegas terhadap anggota geng remaja yang terlibat dalam aktivitas pelanggaran pidana atau melawan hukum, ujarnya kepada awak media,Selasa (10/6/25).
Menurut Henry Hutapea, Polri Dan APH lainnya perlu membuat satuan unit khusus untuk melakukan patroli rutin setiap hari terutama di malam hari guna memberantas kejahatan jalanan yang dilakukan oleh geng motor, misalkan mengintruksikan setiap polsek betpatroli rutin,
Selain itu, tambah dia, diperlukan pula perhatian penuh dari orang tua, keharmonisan dalam keluarga dan komunikasi aktif terhadap anak agar anak-anak tidak terpengaruh mengikuti kegiatan-kegiatan buruk sebagai bentuk pelarian dari permasalahan atau ketidaknyamanan yang ada di rumah.
“Jadi perhatian dari orang tua dan keluarga menjadi yang terutama untuk membina dan mengarahkan anak ke arah aktivitas yang positif. Serta berikan pengawasan terhadap kegiatan anak di luar rumah yang memungkinkan mereka bertindak negatif karena terbawa arus pergaulan,” jelasnya.
Terakhir, dia meminta peran lingkungan sosial yakni masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi mencegah terjadinya kejahatan yang dilakukan remaja dengan memberikan teguran ataupun membubarkan apabila melihat kerumunan anak-anak atau remaja yang berpotensi melakukan tindakan buruk.
Dengan kerja bersama antara pihak keluarga, perangkat kelurahan, penegak hukum, dan masyarakat itu sendiri, kita berharap aksi-aksi persekusi kenakalan remaja bisa diberantas” ungkapnya.
Peran aktif dari masyarakat juga akan memudahkan pekerjaan Kepolisian dalam melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas geng motor motor /begal yang meresahkan masyarakat kota pematangsiantar” tutup Henry Hutapea.

Ditambahkan lagi seorang Advokat Gokma Surya Pandiangan SH Sekaligus Wakil Sekretaris Mpc Pemuda Pancasila Kota Pematangsiantar Dengan Ada nya Ormas Pemuda Pancasila di kota pematangsiantar siap bermitra dengan APH yang ada di kota pematangsiantar untuk memberantas para geng motor / begal , Banyak masyarakat yang bekerja pulang malam baik tukang gojek menjadi ketakutan akibat perbuatan dari para geng motor / begal padahal mereka butuh pembiayaan hidup untuk keluarganya.
Gokma Pandiangan SH mengatakan lagi segera la Pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar mengitnruksikan Pihak penegak hukum yang ada di Kota Pematangsiantar khususnya Pihak Polres Pematangsiantar untuk membentuk team khusus untuk memberantas para geng motor/begal,Tutupnya. ( Richie)













